CORDOVA Bookstore Online

Email : info@cordova-bookstore.com

Telp. 021-8004760; 0813-1594223

 

 

 

PENULIS:

 

Prof. Dr. MUHAMMAD HASBI ASH-SHIDDEQY adalah ulama besar Indonesia kelahiran Lhokseumawe (Aceh) pada 10 Maret 1904. Beliau wafat di Jakarta, 9 Desember 1975.

 

Beliau dikenal luas sebagai ahli ilmu fiqh dan usul fiqh, tafsir, hadis, dan ilmu kalam.

 

Ayahnya, Teungku Qadhi Chik Maharaja Mangkubumi Husein ibn Muhammad Su’ud, adalah seorang ulama terkenal di kampungnya dan mempunyai sebuah pesantren (meunasah). Ibunya bernama Teungku Amrah binti Teungku Chik Maharaja Mangkubumi Abdul Aziz, putri seorang Qadhi Kesultanan Aceh ketika itu.

 

Menurut silsilah, Hasbi al-Shiddieqy adalah keturunan Abu Bakar al-Shiddieq (573-13 H/634 M), khalifah pertama. Ia sebagai generasi ke-37 dari khalifah tersebut melekatkan gelar al-Shiddieqy di belakang namanya.

 

Pendidikan agamanya diawali di dayah (pesantren) milik ayahnya. Kemudian selama 20 tahun ia mengunjungi berbagai dayah dari satu kota ke kota lain. Pengetahuan bahasa Arabnya diperoleh dari Syekh Muhammad ibn Salim al-Kalali, seorang ulama asal Arab.

 

Pada tahun 1926, ia berangkat ke Surabaya dan melanjutkan pendidikan di Madrasah Al-Irsyad, sebuah organisasi keagamaan yang didirikan oleh Syekh Ahmad Soorkati (1874-1943), ulama yang berasal dari Sudan yang mempunyai pemikiran modern ketika itu. Di sini ia mengambil pelajaran takhassus (spesialisasi) dalam bidang pendidikan dan bahasa.

 

Pendidikan ini dilaluinya selama 2 tahun. Al-Irsyad dan Ahmad Soorkati inilah yang ikut berperan dalam membentuk pemikirannya yang modern sehingga setelah kembali ke Aceh. Hasbi ash-Shiddieqy langsung bergabung dalam keanggotaan organisasi Muhammadiyah.

 

Pada zaman demokrasi liberal ia terlibat secara aktif mewakili Partai Masyumi dalam perdebatan ideologi di Konstituante. Pada tahun 1951 ia menetap di Yogyakarta dan mengkonsentrasikan diri dalam bidang pendidikan. Pada tahun 1960 ia diangkat menjadi dekan Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

Sebelumnya, pada tahun 1960, ia diangkat sebagai guru besar dalam bidang ilmu hadis pada IAIN Sunan Kalijaga.

 

Karena keahliannya dalam bidang tafsir, sehingga ia diberi penghargaan sebagai salah seorang penulis tafsir terkemuka di Indonesia pada tahun 1957/1958, serta dipilih sebagai wakil ketua lembaga penerjemah dan Penafsir Al-Qur’an Departemen Agama RI.

 

Hasbi ash-Shiddieqy adalah ulama yang produktif menuliskan ide pemikiran keislamannya.

 

Karya-karyanya antara lain:

1. Tafsir An-Nur.

2. Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an.

3. Pengantar Hukum Islam

4. Peradilan dan Hukum Acara Islam

5. Sejarah Pengantar Ilmu Hadis

6. Pokok-pokok Ilmu Diniyah Hadis (I-II)
7. Fiqh Mawaris

8. Pedoman Shalat, yang dicetak ulang sebanyak 15 kali oleh dua percetakan yang berbeda (1984)

9. Pedoman Puasa

10. Pedoman Haji
11. Pidana Mati dalam Syariat Islam
12. Hukum-hukum Fiqih Islam
13. Pengantar Fiqh Muamalah
14. Filsafat Hukum Islam
15. Kriteria antara Sunnah dan Bid’ah
16. Al-Islam, dua jilid (1951)
17. Mutiara Hadits, sebanyak 8 jilid (1968)
18. Buku Koleksi Hadits Hukum, sebanyak 11 jilid, baru terbit 6 jilid (1971)

19. Dan lain-lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kembali ke Depan

Cara Pembelian

 

TAFSIR  Al-Qur'anul Majid

 

"AN-NUR" 

Oleh: Prof. Dr. Teungku M. Hasbi ash-Shiddieqy

 

Isi: 4 jilid

 

Penerbit: Cakrawala

Kertas: HVS;  Hard Cover
 

 

 

Harga resmi: Rp 699.000,-

Harga di Cordova: Rp 559.200,-

 

SINOPSIS:

 

Tafsir Al-Qur'anul Majid atau yang lebih dikenal dengan nama TAFSIR AN-NUR ini adalah salah satu karya monumental ulama Indonesia asal Aceh, yaitu Prof. Dr. Teungku Muhammad (TM) Hasbi ash-Shiddiegy.

 

Tafsir An-Nur pertama kali terbit pada tahun 1956. Ini adalah kitab tafsir lengkap pertama karya ulama ahli tafsir Indonesia yang diterbitkan di Indonesia. Tafsir ini mudah dicerna oleh semua golongan masyarakat, dari para peneliti sampai para pemula. Tafsir inilah pula yang menjadi rujukan Terjemah Qur'an Departemen Agama yang pertama tahun 1952.

 

Tafsir An Nur menggunakan dua metode sekaligus, yaitu mudhi'i tahlili karena dibuat berdasarkan urutan dan susunan Al-Qur'an, ayat per ayat dan surah per surah, dan dengan bentuk penyajian yang rinci, dan juga metode maudhu'i (tematik) karena sebelum menjelaskan tafsir suatu surah terlebih dahulu dijelaskan gambaran umum surah tersebut.

 

Tafsir ini juga dapat digolongkan sebagai at-tafsir bil ra'y (tafsir berdasarkan ijtihad), walaupun tidak semua ayat dijelaskan dengan metode tersebut. Dapat pula digolongkan sebagai at-tafsir bil-ma'tsur (tafsir dengan riwayat), yaitu penjelasan suatu ayat dengan ayat lain atau dengan hadits dan atsar yang shahih.

 

Dalam kitab tafsir ini Hasbi ash-Shiddieqy banyak mengutip dari rujukan-rujukan mu`tabar (otoritatif). Sebut saja di antaranya, tafsir Jami` al-Bayan karya ath-Thabari, Tafsir al-Qur’an al-`Azhim karya Ibnu Katsir, tafsir al-Qurthubi, tafsir al-Kasysyaf karya az-Zamakhsyari, dan at-Tafsir al-Kabir karya Fakhruddin ar-Razi. Tidak hanya tafsir klasik, tafsir ulama muta’akhkhirin juga menjadi sumber ash-Shiddieqy, seperti, tafsir al-Manar karya Muhammad Rasyid Ridha, tafsir al-Maraghi, tafsir al-Qasimi, dan tafsir al-Wadhih. Selain kitab-kitab tafsir, ia juga merujuk kepada kitab-kitab induk hadis yang mu`tamad (dipercaya), semisal, kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dan kitab-kitab as-Sunan.

 

Melihat sederet rujukan yang digunakan, tampaknya T.M. Hasbi ash-Shiddieqy menggarap karya tafsirnya ini dengan sangat serius, terlebih lagi ia mempunyai kapasitas yang mumpuni dalam bidang ushul at-tafsir, yaitu ilmu yang mempelajari media-media yang diperlukan untuk menafsirkan al-Qur’an. Karenanya, wajar bila Tafsir an-Nur menjadi sebuah karya yang cukup diperhitungkan dan menjadi rujukan kalangan intelektual di Indonesia.

 

Tafsir Al-Qur'anul Majid An-Nur, sebagai sebuah kitab tafsir yang ringkas namun lengkap, menjelaskan apa yang dimaksud tiap-tiap ayat. Pembahasan ayat disertai keterangan hadits, dalil, dan pendapat yang kuat.

 

Untuk membantu para pemula dalam membaca dan mendalami Al-Qur'an, kitab Tafsir An-Nur ini dilengkapi pula dengan transliterasi huruf ke Arab ke dalam huruf latin.

 

*****

 

Kembali ke Buku Tafsir

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

Daftar Buku Tafsir

di

CORDOVA Bookstore Online:

 

1. Tafsir An-Nur

(TM Hasbi ash-Shiddieqy)

 

2. SHAHIH TAFSIR IBNU KATSIR

 

3. Tafsir Ibnu Katsir (Pustaka Imam Syafi'i)

 

4. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir (Gema Insani)

 

5. Tafsir Al-Mishbah  (M. Quraish Shihab)

 

6. Tafsir Al-Azhar (Buya Hamka)

 

7. Tafsir Fi Zhilalil Qur'an  (Sayyid Qutb)

 

8. Tafsir Ath-Thabari (Pustaka Azzam)

 

9. Tafsir Qurthubi  (Pustaka Azzam)

 

10. Tafsir Jalalain

 

11. Tafsir Juz Amma (Ibnu Katsir)

 

12. Tafsir Ayat Kursi

(Ibnu Katsir)

Kembali ke Halaman Muka