| |
|
Judul Buku:
SEJARAH TEKS AL-QUR'AN
Dari Wahyu Sampai Kompilasi (Kajian Perbandingan dengan Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru)
Judul asli: THE HISTORY OF THE QUR'ANIC TEXT, From
Revelation to Compilation (A Comparative Study with the Old and New Testaments)

Penulis: Prof.
Dr. Mustafa Al-A'zami
Diterbitkan oleh: Gema Insani,
bekerjasama dengan
International Islamic University Malaysia
Harga resmi: Rp 104.900,-
Harga di Cordova: Rp
89.165,-
(Disk. 15%)
Cara
Pemesanan
SINOPSIS:
"Buku ini diharapkan dapat beredar dan
ditelaah secara mendalam di kalangan umat Islam. Bagi yang terlibat
khususnya di bidang dakwah, dialog agama, dan pendidikan. Penelitian
buku ini juga dapat dijadikan menu utama dan bahkan dapat dianggap
sebagai sesuatu yang amat signifikan di masa sekarang." (MURAD
WILFRIED HOFMANN, The Muslim World Book Review)
"Profesor Azami telah memberi sumbangan positif terhadap kajian kitab
suci Al-Qur'an dalam bahasa Inggris. Hasil penelitiannya sangat
impressive." (ADIL SALAHI, Impact International)
"Apabila Imam Syafi'i pada masa klasik dijuluki 'Nashir as-Sunnah' (Pembela
Sunnah) oleh warga Kota Suci Mekah, karena beliau berhasil mematahkan
argumentasi para pengingkar Sunnah. Pada masa kini guru kami Prof. Dr.
M.M. Azami dijuluki sebagai 'Pembela Eksistensi Hadits' karena beliau
berhasil meruntuhkan argumentasi kelompok Orientalis yang menolak Hadits
berasal dari Nabi Muhammad saw. Dengan terbitnya buku ini, Prof. Azami
melengkapi jati dirinya sebagai Ahli Al-Qur'an dan Ahli Hadits." (PROF.
KH. ALI MUSTAFA YAQUB, M.A., Guru Besar Institut Ilmu Al-Qur'an (HQ)
Jakarta.
BUKU INI menyajikan ide pemikiran secara lugas tentang kita suci
Al-Qur'an serta sistem preservasinya dan sekaligus membedah trick
negatif dan sasaran tembak pihak Orientalis. Asal-usul penerimaan wahyu,
peranan Nabi Muhammad saw. dalam sosialisasi ajarannya, koleksi
ayat-ayat serta setting naskah akhir seluruhnya dikupas secara jeli oleh
penulisnya. Topik bahasan melingkupi antara lain: asal-usul naskah
bahasa Arab, sebutan Mushaf Ibn Mas'ud, metodologi ketat yang dikemas
dalam pengolahan data, dan semua jenis fragmentasi naskah.
Melalui sistem komparasi, penulis mendemonstrasikan intelektualnya dalam
menguak sejarah Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru bersandarkan
pada sember orisinal dalam membuktikan berbagai alternasi yang terjadi
pada Kitab Injil. Menurutnya, penelitian pihak Barat terhadap kitab suci
umat Islam dilandasi semata-mata oleh rasa sok tahu, bukan mengacu pada
data ilmiah tentang integritas kitab tersebut.
Upaya monumental ini adalah sebuah karya ilmiah yang ditulis dengan
"nada gemas" setelah melihat serangan gencar pihak lain, sehingga perlu
diambil sebagai rujukan dan bahkan diteladani dalam melakukan kajian
objektif di tengah arus kebencian Orientalis terhadap Kitab Suci Umat
Islam. |
|
|